Sabtu, 18 Oktober 2014

Televisi di Indonesia TVRI 1962-1972

 Sudah Terjual

Televisi di Indonesia  TVRI 1962-1972

 Diterbitkan oleh Direktorat Televisi - Departemen Penerangan
Cetakan Pertama th.1972

 Kata sambutan dari Presiden Suharto Jendral TNI

 Pembaca Berita dan Pembawa Acara wanita TVRI era th 70-an
No.1. dan No.2 paling atas Tatiek Tamzil dan Anita Rachman
masih sempat penulis saksikan penampilannya sepanjang th.80-an

  Pembaca Berita dan Pembawa Acara pria TVRI era th 70-an
No.1. dan No.5 Sambas dan Idrus adalah paling populer,
masih sempat penulis saksikan penampilannya sepanjang th.80-an

Acara Kuis untuk anak sekolah dimasa itu, 
Tjerdas Tjermat dan Tjepat Tepat

Artis-artis Top TVRI th.70-an
Titik Puspa, Benjamin S., Franz Daromes, Nurseha

 Artis-artis Top TVRI th.70-an
Broery Pesolima, Henny Purwonegoro, Ellya Khadam, The Begous

 Komedian paling terkenal dimasa itu Bing Slamet dan Persatuan Artis Film

 Menyanyi dan menari di TVRI bersama Bang Ali Sadikin (Gubernur DKI)
Bang Ali bersama Bing Slamet (kanan bawah)

 Kepala Dinas Pemberitaan dan Kepala-kepala seksi TVRI
No.3 Ishadi SK (kiri bawah) di kemudian hari menjadi Direktur Utama Trans TV
dan Komisaris Trans TV dan juga Komisaris Trans7

 Iklan jadul TV National di dalam buku

Iklan jadul TV Galindra di dalam buku

Buku jadul langka tentang Broadcasting dan Penyiaran Televisi di Indonesia,  TVRI 1962-1972
Dibahas lengkap secara detail, bagaimana mengelola dan menyelenggarakan sebuah Stasiun Televisi dimasa itu.
Tebal: 290 halaman

Televisi Republik Indonesia (TVRI) adalah stasiun televisi pertama di Indonesia, 
yang mengudara pada tanggal 24 Agustus 1962. Siaran perdananya menayangkan 
Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-17 dari Istana Negara Jakarta
Siarannya ini masih berupa hitam putih. TVRI kemudian meliput Asian Games yang diselenggarakan di Jakarta.

Dahulu TVRI pernah menayangkan iklan dalam satu tayangan khusus yang dengan judul acara 
Mana Suka Siaran Niaga (sehari dua kali). Sejak April tahun1981 hingga akhir 90-an TVRI tidak diperbolehkan menayangkan iklan, dan akhirnya TVRI kembali menayangkan iklan. 
Status TVRI saat ini adalah Lembaga Penyiaran Publik
Sebagian biaya operasional TVRI masih ditanggung oleh negara.

TVRI memonopoli siaran televisi di Indonesia sebelum tahun 1989 ketika didirikan televisi swasta pertama RCTI 
di Jakarta, dan SCTV pada tahun 1990 di Surabaya.

Untuk melihat gambar yang lebih besar / lebih jelas,
click pada gambar yang akan dilihat.

Keterangan lebih lanjut mengenai pembelian, pengiriman barang,
cara pembayaran dll. silahkan hub. 0813.1540.5281 
atau e-mail: neneng123usman@gmail.com
Sold

1 komentar: