Sabtu, 10 Maret 2012

82 bh. Foto-foto dokumentasi asli th.1955, kunjungan Perdana Menteri Ali Sastroamidjojo ke RRT, bertemu Perdana Menteri Tjou Enlai dan Ketua Mao Tje Tung (Mao Ze Dong)








82 bh. Foto-foto dokumentasi asli th.1955, kunjungan Perdana Menteri Ali Sastroamidjojo ke RRT, bertemu Perdana Menteri Tjou Enlai dan Ketua Mao Tje Tung (Mao Ze Dong) dan pelbagai pejabat negara RRT. Juga bertemu dengan masyarakat dan kunjungan ke Istana Terlarang (Forbidden City) dan masih banyak lagi.
Pada setiap foto (bagian belakang) terdapat keterangan foto yang diketik dalam sepotong kertas kecil, dan ditempelkan di bagian belakang foto.
Foto ukuran besar dan masih hitam putih (belum berwarna): rata-rata 20 cm x 15 cm
Silahkan lihat beberapa contoh (dari total 82 bh.), pada gambar diatas.

Harga borongan: Rp 3 jt. untuk semuanya (82 bh. foto).
Kalau di hitung per bh. hanya Rp 35 rb. saja.
(Dijual borongan, tidak dijual satuan)         

Kamis, 01 Maret 2012

Peta kuno kota Jakarta di jaman Belanda (Nederlandsch Indie) Java dan Batavia th.1811



Batavia (kota lama) dan Anjole (Ancol)

Weltevreden (sekarang Jakarta Pusat) dan Tanabang (Tanah Abang)

Cornelis (sekarang Jatinegara) dan Campong Malayo (Kampung Melayu)

Tanjong Priok dan Chilingching (Cilincing)



Batavia (sekarang Jakarta) dan Buitenzorg (sekarang Bogor)

Peta kuno kota Jakarta di jaman Belanda (Nederlandsch Indie) Java dan Batavia th.1811. Peta ini dibuat di masa penjajahan Inggris di Indonesia th.1811 -1816 dan digunakan oleh militer Inggris, dalam usahanya merebut Hindia Belanda dari tangan Belanda.
Terdapat beberapa kode militer pada peta ini dalam bahasa inggris (bukan bahasa Belanda)

Indonesia pernah berada dalam jajahan Inggris.
Inggris secara resmi menjajah Indonesia lewat perjanjian Tuntang (1811) dimana perjanjian Tuntang memuat tentang kekuasaan belanda atas Indonesia diserahkan oleh Janssens (gubernur Jenderal Hindia Belanda) kepada Inggris.

Selama lima tahun (1811 – 1816), Inggris memegang kendali pemerintahan dan kekuasaannya di Indonesia. Inggris menunjuk Thomas Stanford Raffles sebagai Letnan Gubernur jenderal di Indonesia. Raffles diangkat sebagai Letnan Gubernur Jawa pada tahun 1811 dan dipromosikan sebagai Gubernur Sumatera tidak lama kemudian, ketika Inggris mengambil alih jajahan-jajahan Belanda  Waktu itu Belanda diduduki oleh Napoleon Bonaparte dari Perancis.

Ketika menjabat sebagai penguasa Hindia-Belanda,  Raffles mengusahakan banyak hal: beliau mengintroduksi otonomi terbatas, menghentikan perdagangan budak, mereformasi sistem pertanahan pemerintah kolonial Belanda, menyelidiki flora dan fauna Indonesia, meneliti peninggalan-peninggalan kuno seperti Candi Borobudur dan Candi Prambanan, Sastra Jawa serta banyak hal lainnya.

Ia belajar sendiri bahasa Melayu dan meneliti dokumen-dokumen sejarah Melayu yang mengilhami pencariannya akan Borobudur. Hasil penelitiannya di pulau Jawa ia tuliskan pada sebuah buku berjudulkan History of Java, yang menceritakan mengenai sejarah pulau Jawa. Raffles berkuasa dalam waktu yang cukup singkat. Sebab sejak tahun 1816 kerajaan Belanda kembali berkuasa di Indonesia. 

Pada tahun 1813, terjadi perang di Leipzig antara Inggris melawan Prancis. Perang itu dimenangkan oleh Inggris dan kekaisaran Napoleon di Prancis jatuh pada tahun 1814.  Kekalahan Prancis itu membawa dampak pada pemerintahan di negeri Belanda yaitu dengan berakhirnya pemerintahan Louis Napoleon di negeri Belanda. Pada tahun itu juga terjadi perundingan perdamaian antara Inggris dan Belanda.  

Perundingan itu menghasilkan Konvensi London atau Perjanjian London (1814), yang isinya antara lain menyepakati bahwa semua daerah di Indonesia yang pernah dikuasai Belanda harus dikembalikan lagi oleh Inggris kepada Belanda, kecuali daerah Bangka, Belitung dan Bengkulu yang diterima Inggris dari Sultan Najamuddin. 
Penyerahan daerah kekuasaan di antara kedua negeri itu dilaksanakan pada tahun 1816. Dengan demikian mulai tahun 1816, Pemerintah Hindia-Belanda dapat kembali berkuasa di Indonesia.
Sumber: Wikipedia

Ukuran: 43 cm x 30 cm (kira-kira sebesar poster kecil)
Terlipat seperti dalam keadaan aslinya (6 bh. lipatan)
Kondisi: bagus (silahkan lihat gambar di atas)
Peta kuno kota Jakarta yang sudah berumur 200 tahun sangat langka
Sudah Terjual

Senin, 27 Februari 2012

Buku kuno th.1938 tentang Bali tempo doeloe, "Island of Bali" oleh Miguel Covarrubias
























Sebuah maha karya tentang Bali tempo doeloe.
Inilah buku jadul tentang Bali yang paling terkenal dan fenomenal.
Pada awal tahun 1930-an dibuat beberapa film dokumenter,  seperti The Island of Demons dari Jerman dan Goona Goona (Guna Guna) dari Amerika Serikat,
didistribusikan di Amerika dan Eropa, membuat  budaya terpencil ini menjadi perhatian dunia. Film dokumenter Goona Goona ini bisa dilihat di www.youtube.com,
di http://www.youtube.com/watch?v=Jte3C6M2Y9s atau di situs youtube pada search, ketik: GOONA GOONA - 1932 - Rare documentary filmed in Bali

Pengaruh seniman asing seperti Walter Spies, Rudolph Bonnet, dan Jean Adrien Le Mayeur pada 1930-an membuat dampak yang signifikan pada perkembangan seni lukis Bali modern.
Sebuah lingkaran elit antropolog asing, etnolog, intelektual, dan musisi - Margaret Mead
dan Buckminster Fuller di antara mereka - juga tertarik datang ke Bali,
mengabdikan diri untuk mempelajari budayanya.

Pejabat kolonial Belanda dan para ahli budaya dari Eropa mulai membuat
karya dan publikasi tentang Bali mengenai antropologi dan lainnya.
Selama periode ini penulis Jerman, Vicki Baum juga mengunjungi pulau itu
dan menulis kisah hidupnya di Bali pada tahun 1937.
 
Tapi tidak ada pengunjung ke pulau itu yang membuat suatu dampak begitu besar
pada bagaimana Bali ditafsirkan ke dunia luar, selain dari ilustrator
dan penulis Meksiko Miguel Covarrubias.
Karya klasiknya, The Island of Bali, ditulis pada tahun 1930-an,
dianggap oleh banyak pecinta Bali sebagai buku paling menarik
tentang Bali dan masyarakatnya.

Dalam buku ini terdapat banyak informasi tentang kehidupan sehari-hari,
seni, adat dan agama di Bali, banyak yang masih berlaku, segar dan berwawasan
seperti ketika pertama kali ditulis lebih dari 70 tahun yang lalu.
Dalam kata-kata Covarrubias sendiri, ia datang untuk menyajikan sebuah
"pandangan mata burung (bird’s eye view) tentang kehidupan dan budaya Bali."

Miguel Covarrubias, seorang pelukis dan sarjana antropologi,
tinggal di Bali selama tiga tahun di awal 1930-an.
Memperkenalkan pulau Bali tentang struktur sejarah, geografi dan sosial,
Covarrubias juga menyajikan gambaran yang menawan dari seni Bali, musik dan drama. Juga dibahas mengenai agama, ilmu sihir, kematian dan kremasi.

Pulau Bali menarik bagi siapa pun yang berkepentingan dengan pulau yang benar-benar unik ini, sama halnya dengan pembaca umum dan antropolog serius.
Melengkapi buku ini  adalah 90 gambar oleh Covarrubias.
Juga 114 bh. foto, dan lima lukisan penuh warna oleh Covarrubias.
Silahkan lihat untuk beberapa contoh gambar, yang ada diatas.

Diterbitkan oleh: Alfred A Knopf, New York, 1938
Buku ukuran besar dengan tinggi 24 cm.
Buku Tebal:  417 halaman + 10 page index.
                      + puluhan halaman untuk Foto-foto
                      + peta ukuran besar yang terlipat didalam buku.
Kondisi: sangat baik untuk ukuran buku tua, halaman lengkap, jilid utuh.

Untuk melihat gambar yang lebih besar / lebih jelas,
click pada gambar yang akan dilihat.

Keterangan lebih lanjut mengenai pembelian,
pengiriman barang, cara pembayaran dll.
silahkan hub. HP. 021.9471.2076 (Esia).
atau e-mail: neneng1971@yahoo.com
Pengiriman ke luar kota, tambahkan sedikit ongkos kirim
untuk biaya TIKI atau Posindo. 
Sudah Terjual

Rabu, 15 Februari 2012

Foto kuno jaman Belanda (Nederlandsch Indie) dari Semarang

Foto keseluruhan dengan Folder-nya


Folder - bagian luar

Foto kuno jaman Belanda (Nederlandsch Indie) dari Semarang
Menurut informasi yang saya dapat, ini adalah foto dari salah satu bagian dari keluarga besar Oei Tiong Ham, raja gula jaman doeloe yang berasal dari Semarang, Jawa Tengah.
Melihat dari setelan jas dan karpet mewah yang ada pada foto, yang cukup langka dimiliki oleh kaum pribumi pada masa itu (bukan berasal dari kalangan kaum penjajah Belanda), pastilah orang-orang yang ada di foto ini adalah berasal dari kalangan orang berada / kaya. Foto asli lengkap dengan folder nya yang terbuat dari kertas tebal / karton dengan motif ukiran halus.

Untuk melihat gambar yang lebih besar / lebih jelas,
click pada gambar yang akan dilihat.

Keterangan lebih lanjut mengenai pembelian,
pengiriman barang, cara pembayaran dll.
silahkan hub. HP. 021.9471.2076 (Esia).
atau e-mail: neneng1971@yahoo.com
Pengiriman ke luar kota, tambahkan sedikit ongkos kirim
untuk biaya TIKI atau Posindo.
Sudah Terjual

Jumat, 10 Februari 2012

Buku kuno th.1914 Indonesia di zaman kolonial Belanda - Java and Her Neighbours (Jawa dan Tetangga-nya)

Jawa dan Tetangga-nya

Sebuah Catatan Perjalanan di Jawa, Sulawesi, Maluku dan Sumatra

350 halaman dengan 78 bh. gambar dan 1 bh. Peta
Cetakan th.1914

Di kota tua Batavia

Sultan Jogja dengan Resident Belanda

Sado, Taxi nya Jawa

Cuci baju di Kali Ciliwung, Weltevreden

Jembatan Merah (jembatan yang terkenal dan bersejarah), di Soerabaya

Bagian dalam Keraton Jogja

Pemain Wayang Orang dan Orkestra (Gamelan)

Jenis / tipe dari Kecantikan Wanita Jawa

Sebuah buku kuno yang sangat menarik tentang traveling / wisata di Indonesia 
di masa lalu, yang dipenuhi dengan 78 bh. foto  yang diambil di era awal th.1900 an.
Untuk melihat sebagian dari foto2 tsb, silahkan lihat gambar diatas.
Terdapat 1 bh. peta yang terlipat didalam buku, peta East Indies (seluruh Indonesia).  
Hard cover, 350 halaman.
Cetakan: th.1914
Sebuah buku langka yang menggambarkan keadaan di pulau Jawa dan seluruh Indonesia, di awal abad yang lampau.
Semua keadaan di Indonesia waktu itu diceritakan apa adanya termasuk situasi penjajahan, karena buku ini karangan penulis Amerika (bukan orang Belanda).

Kondisi:buku sangat bagus, halaman-halaman di bagian dalam masih bagus dan bersih (tidak ada robek dan bekas kutu buku)
Gambar foto bersih dan jelas, kalau terlihat seperti ada garis atau gelombang, itu karena tampilan dari mesin scan, foto aslinya bersih dan jelas.

Untuk melihat gambar yang lebih besar / lebih jelas,
click pada gambar yang akan dilihat.

Keterangan lebih lanjut mengenai pembelian,
pengiriman barang, cara pembayaran dll.
silahkan hub. HP. 021.9471.2076 (Esia).
atau e-mail: neneng1971@yahoo.com
Pengiriman ke luar kota, tambahkan sedikit ongkos kirim
untuk biaya TIKI atau Posindo.
Sudah Terjual
2700chess.com for more details and full list