Senin, 17 November 2014

Album Kenangan Perjuangan Siliwangi, dengan ratusan foto jadul dan Lambang Siliwangi jadul dari kuningan yg diukir / emboss

 Album Kenangan Kodam VI Siliwangi
Buku ukuran besar: 29 cm x 22 cm

 Markas Kodam VI Siliwangi di jalan Aceh no.86 Bandung

 Pataka Siliwangi

 Serah terima Panglima Siliwangi ke 8, Mayor Jenderal TNI Ibrahim Adjie,
kepada Panglima Siliwangi ke 9, Mayor Jenderal TNI H.R. Dharsono,
pada tanggal 20 Juli 1966

Serah terima kekuasaan militer di seluruh Jawa Barat,
dilakukan di halaman Staf Kwartier Divisi Siliwangi
dari tangan wakil militer Belanda kepada Letkol. Sadikin,
selaku Panglima Siliwangi

 Mayat-mayat prajurit Siliwangi terserak bergelimpangan dimana-mana
akibat kekejaman serdadu Belanda, karena Pemerintah Belanda
tak dapat mengendalikan angota militernya yang tergabung dalam APRA

 Inilah Raymond Westerling yang terkenal kekejamannya
di Sulawesi Selatan dan di Bandung dimana ia dengan pasukan APRA nya
melakukan teror dan pembunuhan

 Korban keganasan APRA, Letkol. Adolf Lembong yang gugur 
saat akan memasuki Stafkwartier Divisi Siliwangi
yang tidak diketahuinya telah dikuasai APRA

 Seorang prajurit Siliwangi gugur akibat teror APRA,
didepan Apotik Rathkamp, Jalan Braga

 Pangdam VI Siliwangi Kolonel Ibrahim Adjie
bergambar bersama Kartosuwirjo, sesaat setelah ditangkap
oleh satuan Yon 328/Kudjang II/Siliwangi

Beberapa contoh pamflet yang disebarkan pasukan Siliwangi
didaerah yang masih dikuasai gerombolan DI/TII
selama dilancarkan Operasi Barata Yudha

 Adah Zaelani, tokoh DI/TII yang menyerahkan diri 
untuk kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi
(berdiri ditengah kiri adalah Letkol Solihin G.P.)

 Gembong DI/TII Kahar Muzakar
yang melakukan teror di Sulawesi Selatan dan Tenggara
akhirnya berhasil ditembak mati ditempat persembunyiannya,
oleh anak buah Siliwangi pada tanggal 3 Pebruari 1965

 Algojo PKI/Muso, Husodo yang terkenal kekejamannya

Gembong RMS (Republik Maluku Selatan)
Mr. Dr. Chr. R.S. Soumokil beserta istri dan anaknya.

Panglima Besar Jenderal Sudirman meletakkan karangan bunga
di makam para Pahlawan yang telah gugur
akibat pemberontakan PKI/Muso di Madiun

pasukan Siliwangi yang dihijrahkan ke daerah RI 
dan diangkut dengan kereta api, tiba di stasiun Tugu Yogayakarta.
Datang menyambut mereka Wakil Presiden Muhammad Hatta

  Lambang Siliwangi dari kuningan yang diukir / emboss
berdampingan dengan bukunya

 Lambang Siliwangi dari kuningan yang diukir / emboss
tampak depan

 Lambang Siliwangi dari kuningan yang diukir / emboss
tampak belakang



Album KenanganSiliwangi 1946 - 1977, dengan ratusan bh. foto tentang perjuangan tentara Siliwangi dari masa 
Perang Kemerdekaan, Penumpasan Pemberontakan PKI Muso hingga Pemberontakan DI/TII Kartosuwiryo,
Penumpasan APRA/Westerling, Pemberontakan RMS/Soumokil, Penumpasan Kahar Muzakar dll.

Terdapat ratusan bh. foto dalam buku yang berukuran besar: 29 cm x 22 cm
Tebal: 150 halaman. Terbit: th.1977
Ditambah sebuah Lambang Siliwangi dari tahun 70-an (satu sumber dengan bukunya)
yang terbuat dari kuningan yang di ukir/emboss 

Saya pernah menjual buku yang sejenis di Blog ini juga, silahkan lihat link di bawah ini:

Buku tsb. menjadi posting Blog yang paling populer dan paling banyak dilihat,
silahkan lihat pada "Entri Populer" halaman depan Blog ini di kanan atas.

Untuk melihat gambar yang lebih besar / lebih jelas,
click pada gambar yang akan dilihat.

Harga: Nego, silahkan hub.
(Ongkos kirim free/gratis ke semua alamat di Pulau Jawa,
dikirim via Tiki Jne atau Pos Indonesia).

Keterangan lebih lanjut mengenai pembelian, pengiriman barang,
cara pembayaran dll. silahkan hub. 0813.1540.5281 

Kamis, 13 November 2014

44 bh. gambar Litho tahun 1930-an, suplemen dari The Weekly Times edisi tahun 1932, 1933, 1934

 44 bh. gambar kuno / Litho, ukuran besar Folio

 Supplement to The Weekly Times 
edisi November 25, 1933

 The Weekly Times Wild Nature Series











Litho dicetak pada tahun 1930-an (1932-34)
Ukuran besar Folio.
Bagian belakang: blank / kosong.

44 bh. Lithografi kuno mengenai Dunia Hewan / Fauna.
ex-Koleksi seseorang dari jaman Belanda yang mengumpulkannya satu persatu 
setiap minggu dari majalah The Weekly Times.
Lithografi kuno adalah barang langka saat ini, terutama gambar-gambar Gedung dan Hewan.

Untuk melihat gambar yang lebih besar / lebih jelas,
click pada gambar yang akan dilihat.

Harga: 25 rb. per bh. 
(Ongkos kirim free/gratis ke semua alamat di Pulau Jawa,
dikirim via Tiki Jne atau Pos Indonesia).
Keterangan lebih lanjut mengenai pembelian, pengiriman barang,
cara pembayaran dll. silahkan hub. 0813.1540.5281 
atau e-mail: neneng123usman@gmail.com  

Sabtu, 08 November 2014

Foto-foto Presiden Soeharto dan Ibu Tien dalam bingkai tua, pada Pernikahan anak bungsunya dalam bingkai lama bertanggal Oktober 1988


 Perbandingan ukuran foto dengan sebuah HP Blackberry


Pak Harto dalam pakaian adat jawa

Perbandingan ukuran foto dengan sebuah HP Blackberry



8 bh. foto prosesi Midodareni dalam adat Jawa

Perbandingan ukuran foto dengan sebuah HP Blackberry

5 bh. foto dalam bingkai dan 8 bh. foto Prosesi Midodareni dalam adat Jawa, semua ada 13 bh.
Sebuah koleksi foto-foto tua yg langka dari Presiden RI kedua Soeharto dan Ibu Tien Soeharto

Untuk melihat gambar yang lebih besar / lebih jelas,
click pada gambar yang akan dilihat.

Harga: Nego, silahkan hub.
Keterangan lebih lanjut mengenai pembelian, pengiriman barang,
cara pembayaran dll. silahkan hub. 0813.1540.5281 
atau e-mail: neneng123usman@gmail.com

5 bh. Edisi Tahunan Majalah Gadis, dari edisi paling Perdana tahun 1979 s/d tahun 1984


 Sudah Terjual 


Edisi Tahunan Majalah Gadis tahun 1979
Edisi paling Perdana dari seluruh Edisi Tahunan Majalah Gadis

  Edisi Tahunan Majalah Gadis tahun 1980

  Edisi Tahunan Majalah Gadis tahun 1981


  Edisi Tahunan Majalah Gadis tahun 1983


 Edisi Tahunan Majalah Gadis tahun 1984


Salah satu hadiah istimewa sebagai penyandang gelar GADIS Sampul adalah mendapat kehormatan 
 menghiasi sampul edisi istimewa majalah GADIS edisi Tahunan.
Tiap desember, majalah GADIS menerbitkan satu edisi khusus yang bertema mengacu pada trend yang akan terjadi 
pada tahun mendatang dan terbit dalam jumlah halaman yang lebih tebal dari edisi biasa.

Pada era 90-an edisi tahunan menjadi edisi untuk contekan apa yang akan terjadi dengan majalah GADIS itu sendiri, baik dari segi lay out, huruf yang akan dipakai, trend warna dsb.
Sayangnya, beberapa tahun terakhir edisi tahunan lebih menyerupai buku panduan kecantikan dan trend mode 
untuk pembacanya.

Langsung dari situs dari majalah Gadis itu sendiri, diceritakan bahwa pada tahun 1980-an, 
GADIS membuat majalah edisi khusus pertama, yang diberi nama GADIS Edisi Tahunan.   
Yang ada di Blog ini adalah bahkan dari edisi paling perdana tahun 1979, bukan tahun 1980-an.
Kondisi semua majalah masih sangat bagus, mungkin adalah koleksi simpanan dari pemiliknya dulu.
silahkan lihat pada link dibawah ini:
Lihat pada tulisan di bagian bawah artikel ini.

Mengenai majalah-majalah GADIS Edisi Tahunan yang terbit diawal tahun 1980-an,
silahkan lihat pada link dibawah ini:

Untuk melihat gambar yang lebih besar / lebih jelas,
click pada gambar yang akan dilihat.

(Ongkos kirim free/gratis ke semua alamat di Pulau Jawa,
dikirim via Tiki Jne atau Pos Indonesia).
Keterangan lebih lanjut mengenai pembelian, pengiriman barang,
cara pembayaran dll. silahkan hub. 0813.1540.5281