Rabu, 23 Juli 2014

Kartu KNIL - Registratie-Formulier di Komando Wilayah Kalimantan Barat






Kartu KNIL Registratie-Formulier Komando Militer Masamba Sulawesi Selatan






Kaset Komedi / Lawakan jadul Warung Kopi Prambors Dono Kasino Indro th. 1984









Kaset Komedi / Lawakan Warung Kopi Prambors Dono Kasino Indro Jadul th. 1984.
Waktu itu masih bersama Radio Prambors tempat mereka cuap-cuap, 
belum memakai nama Warkop DKI.

Kaset Warung Kopi Prambors Dono Kasino Indro Jadul adalah barang langka saat ini.
Bagus sebagai bahan lawakan untuk yang ingin tampil di acara Stand Up Comedy,
yang di tampilkan di beberapa Stasiun TV seperti Kompas TV dan Metro TV.

Kondisi kaset bagus, sudah di test dan jalan dengan baik.
Saya masih punya 3 bh. lagi Kaset Komedi / Lawakan Warung Kopi Prambors 
Dono Kasino Indro Jadul, koleksi lengkap, semuanya kondisi bagus dan kaset jalan dengan baik.

Untuk melihat gambar yang lebih besar / lebih jelas,
click pada gambar yang akan dilihat.

Harga 100 rb.
(tambah sedikit ongkos kirim, sesuai tarif TIKI JNE atau Pos Indonesia + 25 rb.)
Keterangan lebih lanjut mengenai pembelian, pengiriman barang,
cara pembayaran dll. silahkan hub. 0813.1540.5281
atau e-mail: neneng123usman@gmail.com

Jumat, 18 Juli 2014

Koleksi Perangko Misprint - perangko Indonesia di jaman Belanda / Ned Indie - Misprint salah warna - Rare/Langka!

Perangko Raja Willem III th.1870 - 2 1/2 Gulden
Misprint (kiri) warna kuning - Normal (kanan) warna ungu

Perangko Ned Indie th.1890 - 3 cent 
Misprint (kiri) warna ungu - Normal (kanan) warna orange

Perangko Ned Indie th.1902 - 2 1/2  diatas 3 cent
Misprint (kiri) warna merah lila - Normal (kanan) warna ungu

Untuk melihat gambar yang lebih besar / lebih jelas,
click pada gambar yang akan dilihat.

Harga 900 rb. (utk semuanya 6 bh. perangko, yg Misprint dan Normal)
(ongkos kirim free/gratis, lewat Tiki Jne atau Pos Indonesia)
Keterangan lebih lanjut mengenai pembelian, pengiriman barang,
cara pembayaran dll. silahkan hub. 0813.1540.5281.
atau e-mail: neneng123usman@gmail.com.

Kamis, 17 Juli 2014

Kain Tenun tua / Songket dari Sumatra. Ukuran besar: panjang 1,85 meter x lebar 84 cm (SUDAH TERJUAL)

Ukuran besar:  panjang 1,85 meter x lebar 84 cm.













Kain Tenun tua / Songket dari Sumatra. (Silungkang, Tarutung, Deli, atau Palembang?)
Ukuran besar: panjang 1,85 meter x lebar 84 cm.
Kain agak kaku seperti dibuat dari serat kayu.
Kain agak kasar karena di tenun dengan alat tenun tradisional, bukan dengan mesin.
Kain ditenun kurang lebih th.1970an.
                                                                                                                                                                
Kain songket yang berusia tua harganya cukup tinggi.
Menurut Fikri, pemilik galeri kain songket Fikri dan Ketua Gapehamm
harga kain songket tua di pasaran Palembang harganya berkisar antara Rp30 juta hingga Rp 300 juta.
Ini tergantung usia, bahan, motif dan kondisi kainnya.
Biasanya pewarna kain songket tua masih menggunakan pewarna alami seperti getah-getahan.

Kain songket di Palembang memiliki banyak motif. 
Diperkirakan sekitar 40-an motif. Motif inilah yang menjadi ciri khas dan daya tariknya.
Kain songket yang berusia tua yang diproduksi dan dipelihara di Palembang di masa lalu,
merupakan bukti kuat jika kain songket memang berasal dari Indonesia.
Sayang, banyak pihak luar yang membeli kain songket tua,
sehingga kain songket tersebut seolah menjadi warisan budaya mereka.

Untungnya saat ini kain songket berusia tua di Palembang masih ada, meskipun sulit ditemukan.
Ada selembar kain songket yang diperkirakan berusia 300 tahun di galeri kain songket Fikri.
di 30 Ilir Palembang
Oleh karena itu, pemerintah maupun warga yang mampu, sebaiknya mengkoleksi kain
songket tersebut,” kata Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Sumsel
saat bertemu dengan pengurus dan anggota Gapehamm (Gabungan Pengusaha Handycraft,
Makanan dan Minuman) Sumatera Selatan di galeri kain songket Fikri di 30 Ilir Palembang
Sumber: .http://www.yiela.com/view/2795909/mencegah-klaim-asing-dengan-mengoleksi-kain-songket-tua

Untuk perbandingan harga, silahkan click beberapa situs dibawah ini:

Untuk melihat gambar yang lebih besar / lebih jelas,
click pada gambar yang akan dilihat.

Harga 300 rb. 
(tambahkan ongkos kirim secukupnya saja, sesuai tarif dari Tiki Jne atau Pos Indonesia + Rp 50 rb.)
Keterangan lebih lanjut mengenai pembelian, pengiriman barang,
cara pembayaran dll. silahkan hub. 0813.1540.5281.
atau e-mail: neneng123usman@gmail.com.
Sudah Terjual

Rabu, 16 Juli 2014

Kain Tenun tua / Songket dari Sumatra, ukuran besar: panjang 1,45 meter x lebar 85 cm

Ukuran besar:  panjang 1,45 meter x lebar 85 cm.

gambar dekat - motif dari benang emas?





gambar dekat - motif dari benang emas?




Kain Tenun tua / Songket dari Sumatra (Silungkang, Tarutung, Deli, atau Palembang?)
Ukuran besar: panjang 1,45 meter x lebar 85 cm.
Kain halus yang di tenun dengan alat tenun tradisional, bukan dengan mesin.
Kain ditenun kurang lebih th.1970an.                                                                                                                                                                
Kain songket yang berusia tua harganya cukup tinggi.
Menurut Fikri, pemilik galeri kain songket Fikri dan Ketua Gapehamm
harga kain songket tua di pasaran Palembang harganya berkisar
antara Rp30 juta hingga Rp 300 juta.
Ini tergantung usia, bahan, motif dan kondisi kainnya.
Biasanya pewarna kain songket tua masih menggunakan pewarna alami seperti getah-getahan.

Kain songket di Palembang memiliki banyak motif. Diperkirakan sekitar
40-an motif. Motif inilah yang menjadi ciri khas dan daya tariknya.
“Kain songket yang berusia tua yang diproduksi dan dipelihara di Palembang di masa lalu,
merupakan bukti kuat jika kain songket memang berasal dari Palembang, dari Indonesia.
Sayang, banyak pihak luar yang membeli kain songket tua di Palembang,
sehingga kain songket tersebut seolah menjadi warisan budaya mereka.

Untungnya saat ini kain songket berusia tua di Palembang masih ada, meskipun sulit ditemukan.
Ada selembar kain songket yang diperkirakan berusia 300 tahun di galeri kain songket Fikri.
di 30 Ilir Palembang
Oleh karena itu, pemerintah maupun warga yang mampu dapat mengkoleksi kain
songket tersebut,” kata Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Sumsel
saat bertemu dengan pengurus dan anggota Gapehamm (Gabungan Pengusaha Handycraft,
Makanan dan Minuman) Sumatera Selatan di galeri kain songket Fikri di 30 Ilir Palembang
Sumber: .http://www.yiela.com/view/2795909/mencegah-klaim-asing-dengan-mengoleksi-kain-songket-tua

Untuk perbandingan harga, silahkan click beberapa situs dibawah ini:

http://christinahandycraft.blogspot.com/


Untuk melihat gambar yang lebih besar / lebih jelas,
click pada gambar yang akan dilihat.

Harga 300 rb. 
(tambahkan ongkos kirim secukupnya saja, sesuai tarif dari Tiki Jne atau Pos Indonesia + Rp 50 rb.)
Keterangan lebih lanjut mengenai pembelian, pengiriman barang,
cara pembayaran dll. silahkan hub. 0813.1540.5281.
atau e-mail: neneng123usman@gmail.com.

Selasa, 15 Juli 2014

Musik Classic dari Componis jaman dulu Frans Schubert dalam Album antik dari Kulit berisi 4 bh. Piringan Hitam - Kondisi jalan



Componis Frans Schubert Opera 99



Keterangan pada bagian dalam Album kulit (halaman pertama)

Album Schubert - tampak depan

Terdapat 4 bh. Piringan Hitam dalam Album ini, 
semuanya musik classic dari Schubert

Salah satu Piringan Hitam dari 4 bh. yang ada di Album
Terbuat dari Plat batu (Granit / Ebonit), sehingga agak berat bobotnya,
tidak ringan seperti piringan hitam masa kini.

Label His Master Voice di bagian tengah Piringan Hitam.
Konon ada yang bilang, hanya bisa disetel/diputar di Gramophone saja

Musik Classic dari Componis jaman dulu Frans Schubert dalam Album antik dari kulit
berisi 4 bh. Piringan Hitam ukuran besar.
Kondisi jalan dan mengalunkan music yg sangat classic 
Terbuat dari Plat batu (Granit / Ebonit), sehingga agak berat bobotnya,
tidak ringan seperti piringan hitam yg berasal dari masa sesudahnya (tahun 1950an / 60an / 70an)

Untuk melihat gambar yang lebih besar / lebih jelas,
click pada gambar yang akan dilihat.

Harga:   (untuk semuanya - Album dan 4 bh. Records / Piringan Hitam)
(tambahkan ongkos kirim secukupnya saja, sesuai tarif dari TIKI JNE atau Pos Indonesia)
Keterangan lebih lanjut mengenai pembelian, pengiriman barang,
cara pembayaran dll. silahkan hub. 0813.1540.5281
atau e-mail: neneng123usman@gmail.com.
Sudah Terjual

Senin, 16 Juni 2014

Pak Harto dengan Menteri-menteri Orde Baru dalam Satu Album berisi 80 bh. Foto Ukuran besar di th.1980 an


Pak Harto dan Jenderal Nasution

Wapres Soedharmono dan Menteri Cosmas Batubara

B.J. Habibie - waktu itu Menteri Riset dan Tenologi (Menristek)

Soedomo 

Sultan Hamengku Buwono IX

Radius Prawiro

Ali Wardhana - waktu itu Menteri Keuangan

L.B. Moerdani _waktu itu Menhankam Pangab

Harmoko - waktu itu Menteri Penerangan

Dari kiri kekanan:
Soedharmono, Jend. M. Panggabean, Pak Harto, Jend. L.B. Moerdani





Minggu, 15 Juni 2014

Kartu Tanda Anggota Tentara KNIL - atas nama Ramli daerah Menado








Kartu Tanda Anggota Tentara KNIL
Ada noda kekuningan, karena penuaan.
Sebuah Memorabilia yang langka dari sejarah Militer di Indonesia.

KNIL adalah singkatan dari bahasa Belanda; Koninklijke Nederlandsch-Indische Leger,
atau secara harafiah: Tentara Kerajaan Hindia-Belanda.                                                    
Meskipun KNIL melayani pemerintahan Hindia-Belanda, banyak di antara anggota-anggotanya
yang adalah penduduk bumiputra di Hindia-Belanda, bukan orang-orang Belanda.

Tahun 1936, jumlah pribumi yang menjadi serdadu KNIL mencapai 33 ribu orang,
atau sekitar 71% dari keseluruhan tentara KNIL, di antaranya terdapat sekitar 4.000 orang Ambon,
5.000 orang Manado dan 13.000 orang Jawa.

Dengan berdirinya negara Republik Indonesia dan TNI serta diakui kedaulatannya oleh Belanda
pada tanggal 27 Desember 1949, maka pada tahun 1950 KNIL dibubarkan oleh Ratu Juliana.
Keputusan oleh Kerajaan Belanda tanggal 20 Juli 1950, pada 26 Juli 1950 pukul 00.00,
KNIL dinyatakan dibubarkan.

Berdasarkan hasil keputusan Konferensi Meja Bundar, mantan tentara KNIL yang jumlahnya
diperkirakan sekitar 60.000 yang ingin masuk ke "Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat"
(APRIS) harus diterima dengan pangkat yang sama.
Beberapa dari mereka kemudian di tahun 70-an mencapai pangkat Jenderal TNI.
Jumlah orang KNIL dari Ambon diperkirakan sekitar 5.000 orang, yang sebagian besar
ikut dibawa ke Belanda dan tinggal di sana sampai sekarang.

Sumber: Wikipedia

Untuk melihat gambar yang lebih besar / lebih jelas,
click pada gambar yang akan dilihat.

Harga: Rp 150 rb.
(Sudah termasuk ongkos kirim lewat TIKI Jne atau Posindo).
Keterangan lebih lanjut mengenai pembelian,
pengiriman barang, cara pembayaran dll.
silahkan hub. HP. 0813.1540.5281