Sabtu, 07 Juni 2014

Peta Kota Jakarta di jaman penjajahan Belanda (Nederlandsch Indie)

Sudah Terjual

Peta Batavia (Jakarta) th. 1901.
(Tulisan Koleksi Tempo Doeloe tidak terdapat di Peta aslinya)

Antjol, Pademangan dan Sunter - nama area yang belum berubah sampai sekarang

Sentiong, Gunung Sari (Sahari), Kemajoran, Pasar Baru, Kwitang, Kramat
nama2 area yang belum berubah sampai sekarang

Terdapat nama2 Slipi, Pemanggisan (sekarang Kemanggisan), 
Pemandoran (sekarang Kemandoran), Paalmera (sekarang Palmerah)
yang dulu letaknya dipinggiran kota.

Ini adalah area Jatinegara yang dulu namanya Meester Cornelis,
Kampong Melaijoe (Kampung Melayu) dan Bidara Tjina (area Cawang dan sekitarnya),
keterangan pada peta letaknya dipinggiran kota, berbatasan dengan Buitenzorg (Bogor)

Area Pelabuhan Tandjung Priuk, 
yang namanya tetap Tanjung Priuk sampai sekarang

Kota Jakarta sebagaimana keadaannya pada th.1901..
Waktu itu masih bernama Batavia, di masa penjajahan Belanda (Nederlandsch Indie).
Keterangan pada Peta masih menggunakan bahasa Belanda.
Beberapa area tertentu pada Jakarta jaman dulu masih memilki nama yang tidak berubah  hingga di jaman sekarang, seperti: Antjol, Tandjung Priok, Sentiong, Kwitang, Kramat, Tanah Abang, Slipi, Pademangan dll.

Beberapa tempat sudah berubah namanya dari yang namanya masih bergaya Belanda seperti Meester Cornelis saat ini Jatinegara atau Molenvliet menjadi jalan Gajah Mada (Harmoni menuju Glodok) dll.
Terdapat tahun pembuatan peta ini, Jan.1901 pada bagian kiri bawah Peta.
Ukuran: panjang 25 cm x lebar 16 cm.
Bagian belakang peta:  blank/kosong.

Untuk melihat gambar yang lebih besar / lebih jelas,
click pada gambar yang akan dilihat

Keterangan lebih lanjut mengenai pembelian, pengiriman barang,
cara pembayaran dll. silahkan hub. 0813.1540.5281
atau e-mail: neneng123usman@gmail.com

Sold

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar