Rabu, 12 Februari 2014

4 bh. (2 gandeng/pair) Perangko Masa Revolusi / Interim Periode 1945-49

Untuk Filatelis / Kolektor Perangko langka Indonesia

4 bh. Perangko th.1947 Cetak Tindih Kotak dan Nilai baru R 5 diatas 15 Sen

Tahun 1945-1949: Masa Perang Mempertahankan Kemerdekaan
Dalam suasana Perang, pelayanan Pos Indonesia dengan mempergunakan prangko Indonesia tetap bisa diselenggarakan, walaupun hanya didua pulau saja, yaitu  Jawa dan Sumatra.

Karena blokade tentara Belanda maka koordinasi antara pelayanan Pos di Jawa dan Sumatra tidak bisa dilaksanakan dan masing-masing akhirnya memutuskan untuk mencetak prangko sendiri-sendiri, dan menetapkan kebijaksanaan dan tarif  pos berbeda satu dengan yang lain. Suasana perang membuat perekonomian rakyat Indonesia hancur dan mengakibatkan inflasi yang hebat. Semuanya terekam dalam prangko-prangko yang diterbitkan pemerintah Indonesia pada waktu itu.

Kesulitan hidup yang diderita oleh seluruh bangsa Indonesia membuat hanya sebagian kecil dari total prangko yang dicetak pada masa itu yang terselamatkan sampai dengan saat ini. Kelangkaan membuat prangko-prangko dan benda-benda Filateli dari masa th.1945 s/d 1949 sangat menarik untuk di koleksi, walaupun dicetak dengan proses cetak yang sangat sederhana diatas kertas berkualitas rendah.

Untuk melihat gambar yang lebih besar / lebih jelas,
click pada gambar yang akan dilihat.

Keterangan lebih lanjut mengenai pembelian, pengiriman barang,
cara pembayaran dll. silahkan hub. 
0813.1540.5281
atau e-mail: neneng1971@yahoo.com.
Sudah Terjual

7 bh. Perangko Masa Revolusi / Interim Periode 1945-49

Untuk Filatelis - Kolektor Perangko langka Indonesia

3 bh. Perangko Presiden Soekarno th.1947 dengan Cetak Tindih Nilai Baru
dan 4 bh. Perangko Tanpa Fonds Kemerdekaan th.1946-47


Tahun 1945-1949: Masa Perang Mempertahankan Kemerdekaan
Dalam suasana Perang, pelayanan Pos Indonesia dengan mempergunakan prangko Indonesia tetap bisa diselenggarakan, walaupun hanya didua pulau saja, yaitu  Jawa dan Sumatra.

Karena blokade tentara Belanda maka koordinasi antara pelayanan Pos di Jawa dan Sumatra tidak bisa dilaksanakan dan masing-masing akhirnya memutuskan untuk mencetak prangko sendiri-sendiri, dan menetapkan kebijaksanaan dan tarif  pos berbeda satu dengan yang lain. Suasana perang membuat perekonomian rakyat Indonesia hancur dan mengakibatkan inflasi yang hebat. Semuanya terekam dalam prangko-prangko yang diterbitkan pemerintah Indonesia pada waktu itu.

Kesulitan hidup yang diderita oleh seluruh bangsa Indonesia membuat hanya sebagian kecil dari total prangko yang dicetak pada masa itu yang terselamatkan sampai dengan saat ini. Kelangkaan membuat prangko-prangko dan benda-benda Filateli dari masa th.1945 s/d 1949 sangat menarik untuk di koleksi, walaupun dicetak dengan proses cetak yang sangat sederhana diatas kertas berkualitas rendah.

Untuk melihat gambar yang lebih besar / lebih jelas,
click pada gambar yang akan dilihat.

Keterangan lebih lanjut mengenai pembelian, pengiriman barang,
cara pembayaran dll. silahkan hub. 
0813.1540.5281
atau e-mail: neneng1971@yahoo.com.
Sudah Terjual

Minggu, 09 Februari 2014

Poster kuno th.1950 ukuran besar, Tanda Pangkat Angkatan Laut Republik Indonesia

Tanda Pangkat Angkatan Laut Republik Indonesia

Tanda Pangkat Upatjara dan Harian Perwira

Tanda Pangkat Upatjara dan Harian Perwira

Kapten dan Major

Letnan Kolonel dan Kolonel

Laksamana Muda dan Laksamana

Laksamana Besar dan Laksamana Tertinggi

Tanda Korps dan Tanda Pangkat Bintara

Tanda2 Pet dan Tanda Pangkat Rendahan

Cap pada bagian bawah Poster:
Komando Daerah Maritiem Surabaja
Bagian Penerangan

Kode cetakan: Grafica 645-'50
Cetakan yang ke 645, dicetak tahun 1950

Poster kuno th.1950, Tanda Pangkat Angkatan Laut Republik Indonesia.
Tanda Pangkat Angkatan Laut saat ini sudah banyak mengalami perubahan,
silahkan lihat dan click pada link dibawah ini:

Ukuran besar: Lebar lebih dari setengah meter (57 cm x 43,5 cm)
Kondisi: bagus, tidak ada robek atau kotor. Ada foxing/kekuningan, maklum barang sudah jadul.
Dalam kedaan terlipat empat sebagaimana aslinya dari jaman doeloe.
Sangat historis dan indah setelah diberi bingkai / frame dan dipajang di ruang tamu,
dan akan menjadi pusat perhatian dari setiap tamu yang datang ke rumah anda.

Tanda kepangkatan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut 
adalah daftar tanda pangkat yang digunakan di Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut hingga saat ini. Sebagaimana di angkatan lainnya, kepangkatan terdiri dari Perwira, Bintara dan Tamtama.

Tanda kepangkatan di bawah mengikut dari pakaian dinas yang digunakan. Di antaranya adalah Pakaian Dinas Upacara (PDU), Pakaian Dinas Harian (PDH) dan Pakaian Dinas Lapangan (PDL). Masing-masing pakaian dinas dan atributnya telah diatur dalam peraturan TNI. Tanda kepangkatan sendiri dalam beberapa hal terbagi dua, yaitu yang memegang komando (ada garis merah di pinggir atau tengah) dan staf biasa.

Pada tanda pangkat perwira menengah dan pertama ditambahkan lambang kesatuan atau kecabangan yang ada di TNI Angkatan Laut. Khusus untuk Korps Marinir, sebutan pangkat mengikuti sebutan pangkat di TNI Angkatan Darat, tetapi tanda pangkatnya tetap mengikuti angkatan laut.

Untuk melihat gambar yang lebih besar / lebih jelas,
click pada gambar yang akan dilihat.

Harga 250 rb. (sudah termasuk ongkos kirim via TIKI JNE atau Pos Indonesia)
Keterangan lebih lanjut mengenai pembelian, pengiriman barang,
cara pembayaran dll. silahkan hub. 0813.1540.5281
atau e-mail: neneng1971@yahoo.com.
Sudah Terjual