Sabtu, 24 Juli 2010

Buku kuno "Tudjuh Tahun Melintas Masa" 20 Mei 1954 - 20 Mei 1961, Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI)

Tudjuh Tahun Melintas Masa
20 Mei 1954 - 20 Mei 1961

PJM  (Paduka Jang Moelia)
Presiden Soekarno

Surat Keputusan Presiden Soekarno dengan tanda tangan,
yang ada di bagian awal buku sebagai lampiran.

Bagian atas dari surat Keputusan Presiden Soekarno

Bagian bawah dari surat Keputusan Presiden 
lengkap dengan tanda tangan Soekarno

Djenderal A.H. Nasution

IPKI - Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia



Isi dari Dekrit Presiden yang ditetapkan di Djakarta,
tgl. 5 Djuli 1959 oleh Presiden Republik Indonesia/
Panglima Tertinggi Angkatan Perang, Soekarno

Keputusan Presiden Republik Indonesia
Tahun 1961

Teks asli dari lagu "Garuda Pantjasila" yang dijadikan lagu Mars
oleh Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI)

Buku kuno "Tudjuh Tahun Melintas Masa" 20 Mei 1954 - 20 Mei 1961.
Terdapat Surat Keputusan Presiden Soekarno, mengenai pengakuan kepada
Partai Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI)
yang ada di bagian awal buku sebagai lampiran lampiran,
lengkap dengan tanda tangan Soekarno.
Didalam buku ini juga terdapat Isi dari Dekrit Presiden yang ditetapkan
di Djakarta, tgl. 5 Djuli 1959 oleh Presiden Republik Indonesia dan
Panglima Tertinggi Angkatan Perang, Soekarno.

Partai Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI) merupakan kelanjutan IPKI yang dibentuk sejak 20 Mei 1954.
Para tokoh pemrakarsa di antaranya adalah Kolonel AH Nasution, Kol. Gatot Subroto,
Kol. Aziz Saleh, dan lainnya. Di awal Orde Baru, IPKI sebenarnya lebih dekat hubungan politiknya dengan Golkar.
Namun, sewaktu terjadi fusi parpol tahun 1973, IPKI bergabung dengan PDI.
Dalam kongres tahun 1994, kemudian IPKI menjadi ormas nonafiliasi.
Tebal: 128 halaman
Terbit: th.1961
Kondisi buku: masih bagus, halaman lengkap, jilid utuh,
sedikit foxing / kekuningan, menunjukan original buku jadul.
Sebuah buku kuno yang sudah langka dan sulit untuk didapatkan lagi saat ini.
Dari buku ini dapat dilihat keadaan politik Indonesia pada saat itu.

Untuk melihat gambar yang lebih besar / lebih jelas,
click pada gambar yang akan dilihat.

Rabu, 21 Juli 2010

Buku Kenangan dari 3 jaman oleh Margono Djojohadikusumo, kakek dari Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra

Herinneringen uit 3 tijdperken
Kenangan 3 jaman oleh Margono Djojohadikusumo

Een geschreven familie-overlevering
(Sebuah catatan keluarga)

Nadruk van de uitgave (cetakan edisi) Djakarta 1969

Th.1963 di Kuala Lumpur, Margono Djojohadikusumo (duduk kanan)
Prabowo Subianto (kanan atas), Hasjim Djojohadikusumo (duduk tengah
)

Bersama ibu (Dora Sigar) di Kuala Lumpur th.1963, 
Prabowo Subianto di atas tengah 

Keluarga besar di Purworejo, Jawa Tengah pada th.1918

Th.1926, Ibunda dari Prof. Dr. Sumitro Djojohadikusumo,
atau nenek dari Prabowo Subianto sedang melukis kain batik.

Hari raya Lebaran di Djakarta pada th.1957 

Ke dua paman Prabowo Subianto yang meninggal th.1946 
di Serpong, Tangerang dalam perang gerilya melawan Belanda 

Th.1947, Kolonel TB. Simatupang dan Major Daan Jahja
(yang kemudian pada th.1966 adalah Letnan Jenderal dan Major Jenderal)
di makam Subianto Djojohadikusumo (paman dari Prabowo Subianto) 

Prof. Dr. Sumitro Djojohadikusumo (ayah dari Prabowo Subianto)
di tengah, di samping kanan dari Mohammad Hatta (Wakil Presiden)

Prof. Dr. Sumitro Djojohadikusumo 
(ayah dari Prabowo Subianto) paling kiri, depan

Buku tentang keluarga besar dari Prabowo Subianto yang sekarang adalah
Ketua Umum Partai GERINDRA (Gerakan Indonesia Raya) dan calon Presiden.
Buku ini dikarang  oleh Margono Djojohadikusumo yang adalah ayah dari 
Prof. Dr. Sumitro Djojohadikusumo dan kakek dari Prabowo Subianto
dan Hasjim Djojohadikusumo.

Berjudul Kenangan dari 3 Jaman, sebuah catatan keluarga. 
Diterbitkan dalam bahasa Belanda (bukan bahasa Indonesia), 
dengan banyak foto-foto keluarga besar sejak dari jaman dulu (th.1918, 1926 dll.), 
silahkan lihat sebagian dari foto2 tsb. diatas.
Dicetak dalam format Hard Cover dengan tebal buku 191 halaman.
Kondisi buku: mulus dan bagus.

Sebuah Buku kuno yang langka - jarang ada. 
Sang Kakek dari Prabowo sendiri (Margono Djojohadikusumo) yang menceritakan
kisah riwayat hidup keluarga besar dari Jaman Belanda, Jaman Jepang
hingga Jaman setelah Kemerdekaan.
Bagi anda yang memilih Partai Gerindra, inilah buku yang harus anda miliki.
Prabowo Subianto sendiri akan maju sebagai calon Presiden RI pada th. 2014 mendatang.

Untuk melihat gambar yang lebih besar/lebih jelas,
click pada gambar yang akan dilihat.
Sudah Terjual

Selasa, 20 Juli 2010

Foto-foto asli pemakaman Presiden RI pertama Soekarno pada th.1970 dan ziarah sesudahnya oleh Fatmawati, Megawati, Guntur, Ratna Sari Dewi dll.

Tembakan Salvo saat pemakaman

Ibu Wardoyo / Sukarmini (kakak Soekarno), Guntur, Fatmawati, Ratna Sari Dewi

Ratna Sari Dewi dan Kartika Soekarno yang masih gadis cilik

Fatmawati, Guntur, Ibu Wardoyo / Sukarmini dll.

Megawati, Ibu Wardoyo / Sukarmini (kakak Soekarno) dan Ratna Sari Dewi

Foto-foto asli pemakaman Presiden RI pertama Soekarno pada th.1970.
Dan foto-foto ziarah sesudahnya yang dilakukan oleh Fatmawati, Megawati, Guntur, 
Ratna Sari Dewi dll.

Foto-foto asli Soekarno saat dimakamkan dan foto pusara nya cukup langka, 
dibandingkan foto-foto kenegaraan nya dan saat menjabat Presiden RI.
Total ada 14 bh. foto, termasuk foto keluarga besar di makam / pusara dan komplek makam.
Silahkan lihat sebagian contoh pada 5 bh. foto diatas.
Semua foto adalah foto2 asli yang berasal dan dilepas dari sebuah album foto lama. 
Pada bagian belakang setiap foto, ada sedikit kertas dan lem, bekas dari album foto tsb.

Untuk melihat gambar yang lebih besar / lebih jelas,
click pada gambar yang akan dilihat.
Sudah Terjual

Senin, 19 Juli 2010

Madjalah Keboedajaan Oemoem "Wasita", dengan Madjelis Penerbit Ki Hadjar Dewantara, edisi No.1 Djanoeari 1936 s/d No.6 Juni 1936 (SUDAH TERJUAL)

Edisi No.1 - Djanoeari 1936

Edisi No.2 -  Febroeari 1936

Edisi No.3 -  Maart 1936

Madjelis Penerbit

Toko obat Tjap Matjan

Hai Toean-Toean, djika Accu dan Dynamo roesak,
datang pada Sama & Co, Joedonegaran, Jocja

Mari kita tarik ke Reparatie Sama & Co
di Joedonegaran, Jocja

Edisi No.4 -  April 1936

Edisi No.5 -  Mei 1936

Edisi No.6 -  Juni 1936

Madjalah Keboedajaan Oemoem "Wasita".
Dibawah Pimpinan: K.H. Dewantara
Madjelis Penerbit:
Ki Hadjar Dewantara, Soewandhie dan Ki Ngoesmanadji.
edisi No.1 Djanoeari 1936 s/d No.6 Juni 1936
Ini adalah madjalah pendidikan oemoem oentoek kaoem goeroe, pengadjar
dan sekalian pemimpin anak-anak.
Terbit tiap-tiap boelan.
Diterbitkan oleh:
Cultureel Nationaal Instituut "Wasita"
Mataram - Jogjakarta
Dicetak oleh:
Pertjetakan Persatoean Taman Siswa - Jogja.

Ini adalah 6 bh. majalah kuno yang sudah sangat langka keberadaannya,
mungkin sekali hanya ke 6 bh. majalah ini yang masih tersisa / masih exist.
Terdapat jalan nya sejarah dan perjuangan Ki Hajar Dewantara dengan Taman Siswa nya.
Terbit pada jaman penjajahan Belanda di Indonesia (Nederlandsch Indie).
Majalah Kebudayaan Umum yang terbit di Jogjakarta di th. 1936 di bawah pimpinan
Pahlawan tokoh pendidikan nasional Indonesia: Ki Hajar Dewantara semasa hidupnya.
Kondisi: halaman lengkap, jilid utuh, tapi sudah penuaan karena majalah sudah antik / kuno, ada sedikit bolong2 kecil di bagian bawah karena book worm / kutu buku.

Untuk melihat gambar yang lebih besar / lebih jelas,
click pada gambar yang akan dilihat.
Sudah Terjual

Kamis, 08 Juli 2010

Buku kuno "Bali" oleh Nikola Drakulic, buku klasik yang menggambarkan kehidupan di Bali pada jaman doeloe




















Buku kuno "Bali" oleh Nikola Drakulic, dengan 64 gambar foto ukuran besar / satu halaman yang menggambarkan kehidupan di Bali pada  jaman doeloe.
Nikola Drakulic adalah Cinematographer terkenal, yang pada th.1950an membuat film tentang Bali berjudul "Bali, Island of Gods".
Disamping membuat film, ia juga membuat foto-foto Bali pada masa itu dalam jumlah besar. Foto-foto indah yang terdapat didalam buku ini, berisi tentang keindahan dan keanehan dari Bali, pulau yang memiliki banyak Kuil / Pura dan Istana, dalam cahaya matahari Tropis, 
dengan musik dan tarian-tarian, juga Dewa-dewa dan Demons (Iblis / Setan).
Diterbitkan oleh: N.V. Uitgeverij W. van Hoeve  's-Gravenhage - Bandung, th.1952
Hard Cover yang tebal.
Setiap halaman dicetak diatas kertas tebal yang mewah (pada masa itu).
Buku ukuran besar: 29,5 cm x 22 cm. 
Kondisi bekas, tapi masih baik untuk ukuran buku tua, halaman lengkap, jilid utuh, 
ada sedikit kekuningan / foxing, menunjukan original buku tua.

Untuk melihat gambar yang lebih besar / lebih jelas,
click pada gambar yang akan dilihat.
Sudah Terjual