Senin, 31 Agustus 2009

Kartu Tanda Penduduk pada Jaman Belanda (Nederlandsch Indie), (SUDAH TERJUAL)








Kartu Tanda Penduduk pada Jaman Belanda (Nederlandsch Indie).

Verklaring van Ingezetenschap, voor personen in Nederlandsch Indie geboren,
atau terjemahannya, Kartu Tanda Penduduk untuk orang yang lahir di Hindia Belanda.

Diterbitkan di Batavia (sekarang Jakarta), pada 14 April 1921.
Dokumen ini dicetak diatas kertas zegel jenis emboss,
dengan nilai 1 1/2 Gulden (Een Gulden en Vijftig cent).
Ukuran: 15 cm X 10 cm.
Sebuah dokumen sipil kuno dari jaman Belanda yang cukup langka.

Untuk melihat gambar yang lebih besar / lebih jelas,
click pada gambar yang akan dilihat.

Keterangan lebih lanjut mengenai pembelian, pengiriman barang,
cara pembayaran dll. silahkan Hub. e-mail: neneng1971@yahoo.com
atau Hub. HP. 021.9471.2076 (Esia)
Pengiriman ke luar kota, tambahkan sedikit ongkos kirim
untuk biaya TIKI (Titipan Kilat).
Sudah Terjual

Kartu Tanda Anggota (Legitimatiebewijs) Tentara KNIL, Koninklijke Nederlandsch Indische Leger atau Tentara Kerajaan Hindia Belanda (SUDAH TERJUAL)





Kartu Tanda Anggota (Legitimatiebewijs) Tentara KNIL
No. anggota 84452, atas nama Hariandja.

KNIL adalah singkatan dari bahasa Belanda,
Koninklijke Nederlandsch Indische Leger
atau Tentara Kerajaan Hindia Belanda.
Meskipun KNIL melayani pemerintahan Hindia Belanda, banyak di antara anggota-anggotanya yang adalah penduduk bumiputra / pribumi di Hindia Belanda dan bukan orang-orang Belanda.

Di antara mereka yang pernah menjadi anggota KNIL pada saat menjelang kemerdekaan adalah Oerip Soemohardjo, E. Kawilarang, A.H. Nasution, Gatot Soebroto dan T.B. Simatupang,
yang kelak memegang peranan penting dalam pengembangan dan kepemimpinan di dalam Angkatan Bersenjata Indonesia.

Dengan berdirinya negara Republik Indonesia dan TNI serta diakui kedaulatannya oleh Belanda pada tanggal 27 Desember 1949, maka pada tahun 1950 KNIL dibubarkan.
Jumlah orang KNIL dari Ambon diperkirakan sekitar 5.000 orang, yang sebagian besar ikut dibawa ke Belanda dan tinggal di sana sampai sekarang.

Untuk melihat gambar yang lebih besar / lebih jelas,

click pada gambar yang akan dilihat.

Keterangan lebih lanjut mengenai pembelian, pengiriman barang,

cara pembayaran dll. silahkan Hub. e-mail: neneng1971@yahoo.com

atau Hub. HP. 021.9471.2076 (Esia)

Pengiriman ke luar kota, tambahkan sedikit ongkos kirim

untuk biaya TIKI (Titipan Kilat).
Sudah Terjual

Minggu, 30 Agustus 2009

Uang Kuno th.1961 Salah Cetak - Misprint yang langka (SUDAH TERJUAL)

Salah Cetak - Misprint (bagian depan)

Normal - tidak misprint

Salah Cetak - Misprint (bagian belakang)

Normal - tidak misprint



Uang Kuno Indonesia misprint, salah cetak.
Nominal dua setengah rupiah atau biasanya disebut seringgit.

Diterbitkan oleh Bank Indonesia pada th.1961.

Uang Kuno misprint, salah cetak, cukup langka dan jarang ada.
Silahkan lihat gambar di atas untuk perbandingan
antara uang yang misprint dengan yang normal.

Untuk melihat gambar yang lebih besar / lebih jelas,
click pada gambar yang akan dilihat.

Harga Rp 100 rb. (untuk keduanya - yang Misprint dan normal)
Keterangan lebih lanjut mengenai pembelian, pengiriman barang,
cara pembayaran dll. silahkan Hub. e-mail: neneng1971@yahoo.com
atau Hub. HP. 021.9471.2076 (Esia)
Pengiriman ke luar kota, tambahkan sedikit ongkos kirim
untuk biaya TIKI (Titipan Kilat).
Sudah Terjual

Prangko Ned Indie Pertama Willem III th.1864, Mint - Unused (SUDAH TERJUAL)

Depan
Belakang

Perangko Pertama yang pernah diterbitkan di bumi Indonesia,
masih di masa Kolonial Belanda, perangko Ned. Indie Th. 1864 Raja Willem III.

Kalau prangko pertama di dunia diterbitkan di Inggris pada th.1840,
atas gagasan Sir Rowland Hill untuk memudahkan pembayaran
atas jasa pengiriman pos
di masa itu, yaitu prangko bergambar Ratu Victoria
yang berwarna hitam
dan masih tanpa perforasi (gerigi) bernilai one penny.
Perangko itu sekarang populer dengan nama Penny Black,
sesuai dengan bentuk dan nilainya.

Negeri Belanda akhirnya juga menerbitkan perangko pertamanya pada th.1852,
Perangko Raja Willem III nilai 5 cent berwarna biru yang juga tanpa perforasi.

Mengingat banyaknya lalu lintas surat antara Negeri Belanda dengan
negara jajahannya yang utama saat itu, yaitu Ned. Indie (sekarang Indonesia),
akhirnya di terbitkan perangko pertama Ned. Indie pada th.1864 bergambar
Raja Belanda waktu itu Willem III nilai 10 cent yang juga masih tanpa perforasi.
Perangko inilah yang menjadi perangko pertama di bumi Indonesia.

Saat ini perangko Ned. Indie pertama ini, cukup langka dan dicari oleh
kolektor perangko (Filatelis) untuk melengkapi koleksinya.
Nilainya semakin hari semakin tinggi dan umum disebut dengan
kode nama N-1 di kalangan Filatelis.
Apalagi yang kondisinya masih Mint - unused, yang dikatalog
harganya berlipat kali dari yang sudah dipakai - used (ada cap / cancelationnya)

Untuk melihat gambar yang lebih besar / lebih jelas,
click pada gambar yang akan dilihat.


Keterangan lebih lanjut mengenai pembelian, pengiriman barang,
ara pembayaran dll. silahkan Hub. e-mail: neneng1971@yahoo.com
atau Hub. HP. 021.9471.2076 (Esia)
Pengiriman ke luar kota, tambahkan sedikit ongkos kirim
untuk biaya TIKI (Titipan Kilat).
Sudah Terjual

Meterai - Plakzegel Nederlandsch Indie Pertama, dari th.1800an akhir

Depan

Belakang


Meterai Ned. Indie yang pertama dan diterbitkan pada periode th.1870-1890,
masih di abad 19.

Materai ini berbeda dengan materai Ned. Indie yang terbit pada periode sesudahnya,
th. 1920-1940 yang umum beredar dan
banyak ditemukan pada document-document,
yang bergambar
dua singa berdiri atau yang tipe loonzegel.

Materai bergambar Mahkota berwarna biru ini dipergunakan pada abad 19,
hanya sedikit yang masih exist pada saat ini.

Mengenai keterangannya pernah diulas oleh seorang ahli dari Belanda,
H. Ramkema
yang juga menulis buku tentang Materai / Plakzegel / Revenue:

Catalogue/Handbook of Revenues - Netherlands Indies Japanese Occupation 1942-1945
and Republic of Indonesia Administration 1945-1949, by H. Ramkema / Leo B. Vosse.

Published 2008. S/B, 480pp.
This second edition expands on the previous 1999 edition.
In addition to categories such as documentary, wage, trade, sales tax,
and reconstruction revenues, imprinted paper, meter frankings
and inflation stamps.
Postal rates, monetary changes, calendars in use in the area, overprints,
and the basic revenue stamps are also explained.
Valuations are provided in Euros. Illustrated in colour and black & white.

Untuk melihat gambar yang lebih besar / lebih jelas,
click pada gambar yang akan dilihat.


Harga Rp 300 rb.
Keterangan lebih lanjut mengenai pembelian, pengiriman barang,
ara pembayaran dll. silahkan Hub. e-mail: neneng1971@yahoo.com
atau Hub. HP. 021.9471.2076 (Esia)
Pengiriman ke luar kota, tambahkan sedikit ongkos kirim
untuk biaya TIKI (Titipan Kilat).

Rabu, 26 Agustus 2009

Prangko Masa Revolusi Th.1949, Presiden Soekarno, dengan perforasi dan tanpa perforasi. Masih dalam 1 lembar penuh (Full Sheet) 50 bh. prangko

Dengan perforasi (gerigi)

Dengan perforasi (gerigi)

Tanpa perforasi

Tanpa perforasi

Prangko Masa Revolusi Th.1949, Presiden Soekarno 10 Sen,
dengan ada perforasi dan tanpa perforasi.

Masih dalam keadaan 1 lembar penuh (Full Sheet) 50 bh. prangko.
Di Katalog Prangko Indonesia, ada pada halaman 11 dengan Kode JC1A.

Kalau dalam kondisi single piece (satu bh. Perangko),
mungkin masih lebih mudah untuk didapatkan.
Dalam keadaan 1 lembar penuh (full sheet) dan belum terpotong-potong
jadi satuan (single piece), sudah jarang ada (barang langka).

Khusus untuk Kolektor prangko (Filatelis), terutama yang spesialisasi
pada prangko Indonesia di Masa Revolusi (th.1945 – 1949),
periode di Indonesia dengan prangko2 yang langka dan bernilai tinggi.

Untuk melihat gambar yang lebih besar/lebih jelas,
click pada gambar yang akan dilihat.

Harga Rp 100 rb. (untuk
1 lembar/sheet - yg. berisi 50 bh. prangko).
Keterangan lebih lanjut mengenai pembelian,
pengiriman barang, cara pembayaran dll.
silahkan Hub. e-mail: neneng1971@yahoo.com
atau Hub. HP. 021.9471.2076 (Esia).
Pengiriman ke luar kota, tambahkan sedikit ongkos kirim
untuk biaya TIKI (Titipan Kilat).

Kamis, 06 Agustus 2009

MINI COOPER S MONTE CARLO th.1968

MINI COOPER S 1968 MONTE CARLO

Saat ini mobil-mobil ini dipajang di Kedai Vintage kami
di Jl. Cirendeu Raya No. 12, Ciputat, Jakarta Selatan.
Lokasi Gallery berada di seberang dari Restoran Selera Ratu.

Untuk penggemar Mercedez-Benz antik dan mobil antik merk lainnya
yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut,
silahkan hub. HP. 021.9471.2076 atau di 0816.99.51.85

Untuk melihat gambar yang lebih besar / lebih jelas,
silahkan click pada gambar yang akan dilihat.

Mercedes Benz 280 SE AUTOMATIC th.1973

280 SE AUTOMATIC / th.1973

Koleksi Mercy ini mulai dari type Kentang 180 tahun 1955-1959, Mini tahun 1971-76,
Mini 2 pintu, Kebo, Tiger dan Boxer begitu juga Fintail 220 hingga Mercy Terkini.

Saat ini mobil-mobil ini dipajang di Kedai Vintage kami
di Jl. Cirendeu Raya No. 12, Ciputat, Jakarta Selatan.
Lokasi Gallery berada di seberang dari Restoran Selera Ratu.

Untuk penggemar Mercedez-Benz Antik dan mobil antik merk lainnya
yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut,
silahkan hub. HP. 021.9471.2076 atau di 0816.99.51.85

Untuk melihat gambar yang lebih besar / lebih jelas,
silahkan click pada gambar yang akan dilihat.

Mercedes Benz FINTAIL 190/ th.1963

FINTAIL 190/ th.1963

Koleksi Mercy ini mulai dari type Kentang 180 tahun 1955-1959, Mini tahun 1971-76,
Mini 2 pintu, Kebo, Tiger dan Boxer begitu juga Fintail 220 hingga Mercy Terkini.

Saat ini mobil-mobil ini dipajang di Kedai Vintage kami
di Jl. Cirendeu Raya No. 12, Ciputat, Jakarta Selatan.
Lokasi Gallery berada di seberang dari Restoran Selera Ratu.

Untuk penggemar Mercedez-Benz Antik dan mobil antik merk lainnya
yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut,
silahkan hub. HP. 021.9471.2076 atau di 0816.99.51.85

Untuk melihat gambar yang lebih besar / lebih jelas,
silahkan click pada gambar yang akan dilihat.

MERCEDES-BENZ 170V, th.1938

MERCEDES-BENZ 170V th. 1938

Koleksi Mercy ini mulai dari type Kentang 180 tahun 1955-1959, Mini tahun 1971-76,
Mini 2 pintu, Kebo, Tiger dan Boxer begitu juga Fintail 220 hingga Mercy Terkini.

Saat ini mobil-mobil ini dipajang di Kedai Vintage kami
di Jl. Cirendeu Raya No. 12, Ciputat, Jakarta Selatan.

Lokasi Gallery berada di seberang dari Restoran Selera Ratu.

Untuk penggemar Mercedez-Benz Antik dan mobil antik merk lainnya
yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut,
silahkan hub. HP. 021.9471.2076 atau di 0816.99.51.85

Agar dapat melihat gambar yang lebih besar / lebih jelas,
silahkan click pada gambar yang akan dilihat.

MERCEDES-BENZ 220B CABRIOLET th.1951

MERCEDES-BENZ 220B 1951 CABRIOLET

Koleksi Mercy ini mulai dari type Kentang 180 tahun 1955-1959, Mini tahun 1971-76,
Mini 2 pintu, Kebo, Tiger dan Boxer begitu juga Fintail 220 hingga Mercy Terkini.

Saat ini mobil-mobil ini dipajang di Kedai Vintage kami
di Jl. Cirendeu Raya No. 12, Ciputat, Jakarta Selatan.

Lokasi Gallery berada di seberang dari Restoran Selera Ratu.

Untuk penggemar Mercedez-Benz Antik dan mobil antik merk lainnya
yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut,
silahkan hub. HP. 021.9471.2076 atau di 0816.99.51.85

Mercedes Bens Type 170, buatan th.1954, sangat antik!


MERCEDES-BENZ 170/ th. 1954

Koleksi Mercy ini mulai dari type Kentang 180 tahun 1955-1959, Mini tahun 1971-76,
Mini 2 pintu, Kebo, Tiger dan Boxer begitu juga Fintail 220 hingga Mercy Terkini.

Saat ini mobil-mobil ini dipajang di Kedai Vintage kami
di Jl. Cirendeu Raya No. 12, Ciputat, Jakarta Selatan.
Lokasi Gallery berada di seberang dari Restoran Selera Ratu.

Untuk penggemar Mercedez-Benz Antik dan mobil antik merk lainnya
yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut,
silahkan hub. 0816.99.51.85